Teater Legiun - Horas Amang

Hai,
sudah lama ya tidak memposting apapun di blog ini. Hehehe. 
Sebenarnya tidak terlalu aktif juga di sini, lebih aktif di instagram ,boleh di follow @yupolana (Teteup... promosi)
Saya bukan blogger atau apapun itu namanya, tapi saya ingin sedikit sharing tentang pengalaman baru yang saya alami bulan Agustus lalu.

Jadi tanggal 27-28 Agustus 2016, baru saja saya pentas di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki dalam pementasan Teater Legiun produksi ke-9 mereka yaitu Horas Amang. Dan saya dipercaya untuk membantu melatih para penarinya yang berjumlah 10 orang , wanita semua termasuk saya.

Awal mulanya, dari teman seangkatan di kampus (beda fakultas) sering melihat update-an saya di path dan instagram bahwa sering pentas nari Batak.
Lalu dia minta kontak untuk menanyakan dimana bisa tau tentang Budaya Batak serta tariannya, ya mungkin bisa juga bantu melatih. Akhirnya saya usulkan untuk bertemu ke dua orangtua saya yang kebetulan juga mendalami tentang Budaya Batak. Singkat cerita janjian lah teman saya dan juga sutradaranya datang ke rumah untuk berbincang-bincang sekaligus konsultasi.

Dimulai lah latihan menari(kalau tidak salah) bulan April akhir di ruangan kosong milik gedung pascasarjana FFTV dan lumayan luas.
Tak terasa sekitar 3 bulan lebih latihan yang tadinya hanya sekali seminggu hingga menjadi 3x seminggu menjelang pementasan. Pun dilakukan latihan gabung bersama seluruh pemain, per adegan, pemusik, dan kostum.

Hari jumat tanggal 26 Agustus kami melakukan Gladiresik menggunakan properti dan kostum, dan sangat bersyukur bahwa selama mereka pentas sebelumnya tidak pernah melakukan GR baru kali ini tahun ini mendapatkan kesempatan izin melakukan gladiresik langsung di gedung serta drop barang-barang. Saya bersama 4 teman penari menginap di hotel ibis semalaman agar tidak kecapean dan kejauhan jika harus pulang dulu.

Sabtu esoknya harus tiba di GBB pukul 07.00 WIB karen pukul 08.00 sudah harus makeup dan lain sebagainya. Pementasan pertama pukul 14.30 dan ke dua 19.30, sungguh sangat hectic ketika selesai pementasan kami bersorak dan berfoto namun harus segera berganti kostum lagi untuk pementasan berikutnya.

Syukurlah pementasan tanggal 27 Agustus 2016 berjalan lancar walau ada yang skip adegannya dan masih ada kurang rileks tapi semua penonton senang dan terhipnotis.
Tinggal hari minggu sekali pementasan, dan mulai pukul 17.00. Tidak disangka, penonton yang datang lebih ramai dari sebelumnya. Beberapa teman, saudara bahkan keluarga pada bisa hadir di hari minggu. Seperti biasa selesai pentas, penonton bersorak-sorai , terhipnotis dengan kisahnya, bangga menjadi orang Batak. 

Dan seluruh pemain, pemusik dan penari berpelukan satu sama lain. Tak apa saya tak mendapatkan bunga yang penting hiasan kepala jauh lebih cetar yaitu bunga merah dan daun gold hahahaha ini kepala dah lebih subur dan indah :D

Kesempatan yang luar biasa ini bukan kebetulan tapi pasti rancangan Tuhan yang selalu indah, serta tak lupa berkat ke dua ortu ku (Biasa panggil Among=bapak dan Inong=mama), yang telah mengajariku dan megenalkan ku tentang Budaya Batak. Terima Kasih! Mauliate !


Foto-foto ketika latihan :)


































Foto-foto ketika Pementasan :D











































 Follow my instagram @yupolana :D

Comments

Popular Posts